Penyejuk Mata

Mendekatkan diri kepada Allah

Posted on: June 1, 2007

Beberapa cara mendekatkan diri kpd ALLAH SWT

1. Sholat wajib tepat waktu, selalu berdoa dan berdzikir kepada Allah
Dengan sholat, berdo’a dan dzikir kepada Allah, Inya Allah hati
menjadi tenang, damai dan makin dekat dengan-Nya

2. Sholat tahajud
Dengan sholat tahajud Insya Allah cenderung mendapatkan perasaan
tenang. Hal ini dimungkinkan karena di tengah kesunyian malam
didapatkan kondisi keheningan dan ketenangan suasana,yang tentu saja
semua itu hanya dapat terjadi atas izin-Nya. Pada malam hari, diri ini
tidak lagi disibukkan dengan urusan pekerjaan ataupun urusan-urusan
duniawi lainnya sehingga dapat lebih khusyu saat menghadap kepada-Nya.

3. Mengingat kematian yang dapat datang setiap saat
Kematian sebenarnya sangat dekat, lebih dekat dari urat leher kita.
Dan dapat secepat kilat menjemput.

4. Membayangkan tidur di dalam kubur.
Membayangkan tidur dalam kuburan yang sempit , gelap dan sunyi saat
kita mati nanti. Semoga amal ibadah kita selama di dunia ini dapat
menemani kita di alam kubur nanti.

5. Membayangkan kedahsyatan siksa neraka.
Azab Allah sangat pedih bagi yang tidak menjauhi larangan-Nya dan
tidak mengikuti perintah-Nya. Ya Allah jauhkanlah kami dari siksa
neraka-Mu, karena kami sangat takut akan siksa neraka-Mu.Ya Allah
bimbinglah kami agar dapat memanfaatkan sisa hidup kami untuk selalu
dijalan-Mu.……

6. Membayangkan surga-Nya.
Kesenangan duniawi hanya bersifat sementara, sangat singkat dibanding
dengan kenikmatan di akhirat yang tidak dibatasi waktu.Semoga kita
dapat selalu mengikuti perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya dan
Insya Allah diizinkan untuk meraih Surga-Nya. Amin…..

7. Mensyukuri begitu besar nikmat yang sudah diberikan oleh Allah SWT
Jangan selalu melihat ke atas, lihatlah orang lain yang lebih susah.
Begitu banyak nikmat yang diberikan oleh-Nya.Saat ini kita masih bisa
bernafas, masih bisa makan, bisa minum, masih mempunyai keluarga,
masih mempunyai apa yang kita miliki saat ini,masih mempunyai panca
indera mata, hidung, telinga dsb. Masih pantaskah kita tidak bersyukur
dan tidak berterimakasih pada-Nya.

8. Mengikuti tausyiah atau mengikuti pengajian secara rutin seminggu
satu kali (minimal), dua kali atau lebih. Insya Allah… dengan
mendengar tausyiah atau mengikuti pengajian, akan meningkatkan
keimanan karena selalu diingatkan kembali utk selalu dekat kpd Allah
SWT. Perlu dicatat, dikarenakan iman bisa turun atau naik, maka harus
dijaga agar iman tetap stabil pada keadaan tinggi/ kuat dengan
mengikuti tausyiah, pengajian dsb.

9. Menambah pengetahuan keislaman dengan berbagai cara, antara lain
dengan : membaca buku, membaca di internet (tentang pengetahuan Islam,
artikel Islam, tausyiah dsb), melihat video Islami yang dapat
meningkatkan keimanan kita.

10. Merasakan kebesaran Allah SWT, atas semua ciptaan-Nya seperti Alam
Semesta (jagad raya yang tidak berbatas) beserta semua isinya.

11. Merenung atas semua kejadian alam yang terjadi di sekeliling kita
(tsunami, gunung meletus, gempa dsb). Dimana semua itu mungkin berupa
ujian keimanan, peringatan, atau teguran bagi kita agar kita selalu
ingat kepada-Nya/ mengikuti perintah-Nya. Bukan makin tersesat ke
perbuatan maksiat atau perbuatan lain yang dilarang oleh-Nya. Ya Allah
kami mohon bimbingan-Mu agar kami dapat selalu introspeksi atas semua
kesalahan yang kami perbuat, meninggalkan larangan-Mu dan kembali ke
jalan-Mu ya Allah.

Oleh : hamba Allah

About these ads

2 Responses to "Mendekatkan diri kepada Allah"

Assalmu’alaikum..

Saya seorang pelajar SMA,
dari masih umur 2 tahun, saya sudah dikenalkan oleh orang tua saya kepada islam.
Saya di ajarinya untuk shalat dan mengaji..
Sayapun terbiasa untuk melakukan hal-hal yang berbau islami meskipun itu adalah sunah!!

Tapi,
semenjak saya kelas 1 SMA,
shalat saya jd bolong2, mengajipun jarang, bahkan dalam 1 bulan saya hny mengaji yasin satu malam saja!!

Sekarang,
sejak saya kelas 2 semester 2,
kemalasan saya untuk shalat makin menjadi.
dalam 1 hari, saya hny 1 rkaat mengerjakan shalat.
Dalam lubuk hati saya, saya ingin sekali dapat kembali seperti dulu, selalu mengerjakan shalat dan hal2 lain yang bagus dimata Allah..
Tapi, susah sekali untuk dapat seperti dulu.
Bahkan sekarang saya sering fiktor.

Kira2 langkah awal saya untuk dapat dekat lagi kepada-Nya itu bagaimana y..??

Waalaikumsalam
Setiap manusia merupakan hamba Allah yang diciptakan olehnya. Kita sebenarnya merupakan ciptaan tuhan dan kita lahir ke dunia ini bukan atas kehendak kita tetapi atas kuasaNya. Jadi, seharusnya kita bersyukur kepadanya. Malahan dalam kehidupan kita sehari-hari, siapa yang memberi rezeki kepada kita? tentunya Allah yang Maha Pemurah bukan?

Jadi dengan menyedari bahawa kita ini tidak punya apa-apa kekuatan kecuali yang diberi, kita seharusnya mematuhi segala perintahNya dengan tenang.

Juga cuba untuk mendapatkan teman-teman yang selalu beramal dan yang menjaga shalatnya, barulah kita insyaAllah boleh terdorong untuk menjaga shalat kita semula.

Sekian, diharap dapat membantu saudara dan juga mudah-mudahan turut mengingati diri saya sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

June 2007
M T W T F S S
    Aug »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Vote

Subscribe to RSS headline updates from:
Powered by FeedBurner

Ads

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: